Menu Close

Bolehkah Memotong Baja Ringan dengan Gerinda?

Memotong Baja Ringan dengan Gerinda

Cara memotong baja ringan yang tepat menjadi salah satu solusi untuk mencegah karat pada material yang sedang naik daun ini.

Seperti diketahui, baja ringan masih bisa berkarat, bahkan pada merek baja ringan yang bagus sekalipun. Terutama jika faktor pemicunya tidak dicegah, seperti soal penggunaan alat pemotong.

Terkait hal tersebut, muncul pertanyaan tentang ‘bolehkah memotong baja ringan dengan gerinda?’ Hal ini mengingat gerinda merupakan salah satu alat pemotong baja ringan yang sering digunakan.

Namun di sisi lain sebagian orang mengkhawatirkan pemakaiannya dapat menimbulkan karat. Benarkah demikian?

Fakta Pemotongan Baja Ringan dengan Gerinda

Penggunaan gerinda untuk memotong baja ringan memang lebih efisien terhadap waktu. Tidak heran jika banyak orang memilihnya untuk mendukung pekerjaan konstruksi baja ringan.

Padahal dikutip dari laman Contractor Talk, menggunakan gerinda dapat merusak coating baja ringan, terutama pada bekas pemotongannya. Sehingga hal ini membuat material lebih cepat berkarat.

Baca juga: Jangan Ngasal! Begini Cara Simpan Baja Ringan Kalau Tidak Mau Cepat Berkarat

Terlebih lagi jika ‘luka’ pada ujung baja ringan bekas pemotongan itu dibiarkan terbuka, maka karat akan berkembang dalam waktu 6 bulan hingga 1 tahun.

Untuk pencegahan, hindari menggunakan gerinda saat memotong baja ringan. Sebagai gantinya, gunakan gunting baja ringan.

Memotong Baja Ringan dengan Gunting Baja Ringan
Memotong Baja Ringan dengan Gunting Baja Ringan

Tetapi jika sudah terlanjur menggunakan gerinda, maka segera bersihkan sisa gram gerinda di permukaan baja ringan. Selain itu, lapisi bekas pemotongan dengan cat anti karat.

Faktor Lain Pemicu Baja Ringan Berkarat

Bukan hanya pemotongan dengan gerinda, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan karat pada baja ringan, di antaranya adalah sebagai berikut.

Goresan Benda Kerja

Faktor ini dapat menyebabkan coating akan terbuka dan bebas bersinggungan dengan oksigen. Akhirnya, proses oksidasi terjadi, dan karat pada baja ringan pun terjadi.

Baca juga: Ikutan ‘Rejeki Toko ZINIUM®’ Bisa Dapat Mercedes Benz? Begini Caranya!

Air Semen

Air semen dengan pH 12, pH 13 yang menempel pada permukaan baja ringan dapat menimbulkan karat. Sebab, terjadi reaksi kimia yang berpotensi mengurangi daya tahan coating.

Larutan Asam

Larutan sejenis ini biasanya terkandung dalam produk pembersih lantai serta keramik. Karena sangat reaktif saat bersinggungan langsung dengan permukaan baja ringan, coating dapat terkelupas dan proses oksidasi pun mudah terjadi.

Genangan air

Genangan air yang  terus menerus bersinggungan dengan permukaan baja ringan akan membuat coating terbuka, sehingga karat akan terjadi.

***

Berdasarkan uraian di atas, sebenarnya boleh saja menggunakan baja ringan dengan gerinda asalkan segera bersihkan sisa gram gerinda di permukaan dan lapisi bekas pemotongan baja ringan dengan cat anti karat. Pencegahan karat juga dapat dilakukan dengan memotong baja ringan dengan gunting baja ringan.

Di samping itu, pastikan material baja ringan terjamin kualitasnya dan cocok untuk iklim Indonesia. Seperti  ZINIUM® yang homogenitas unsur Aluminium Seng terjadi dengan baik, sehingga kualitas lapisan perlindungan terhadap berbagai partikel penyebab korosinya stabil.