Ilustrasi Cara Mencegah Karat Baja Ringan

Cara Mencegah Karat pada Baja Ringan untuk Wilayah dengan Curah Hujan Tinggi

Penggunaan baja ringan untuk kebutuhan konstruksi cukup masif, termasuk di Indonesia yang memiliki curah hujan cenderung tinggi.

Walau baja ringan dikenal sebagai material yang kuat dan tahan terhadap cuaca, namun ketahanan terhadap karat saat digunakan di area dengan curah hujan tinggi masih sering dipertanyakan.

Hal ini karena baja ringan masih berkarat. Terlebih jika terdapat faktor yang mempercepat proses terjadinya karat tersebut, salah satunya saat baja ringan tergenang air.

Proses Terjadinya Karat Karena Air

Air yang mengenai bahan logam seperti baja ringan, maka air tersebut akan tercampur dengan karbon di udara, kemudian membentuk asam karbonat. Kemudian asam yang terbentuk akan membuat zat besi pada logam menjadi larut.

Sementara itu, sebagian air akan mulai terurai menjadi dua komponen berbeda, yaitu hidrogen dan oksigen.

Dilansir dari pusmendik.kemendikbud.go.id, hidrogen dan oksigen yang tercampur dengan atom pada besi inilah yang membentuk senyawa kimia baru yang membentuk oksida besi atau karat.

Ketika intensitas turunnya hujan di suatu wilayah cukup lama dan sering, potensi air menggenang pada permukaan atap lebih tinggi. Air yang menggenang pada permukaan baja ringan dalam waktu lama akan berisiko merusak coating (lapisan Aluminiu-Zinc/AZ), yang pada akhirnya memunculkan karat.

Baca juga: Baja Ringan dan Baja Berat Apa Bedanya?

Cara Mencegah Karat pada Baja Ringan untuk Wilayah Curah Hujan Tinggi

Salah satu cara mencegah karat adalah tidak membiarkan air menggenang di permukaan baja ringan dalam waktu yang lama.

Artinya, sudut kemiringan atap yang tepat harus diperhatikan. Dimana biasanya sudut kemiringan atap bangunan di Indonesia antara 15 hingga 25 derajat.

Dengan menerapkan sudut kemiringan yang tepat, air hujan akan mudah mengalir ke bawah dan tidak akan ada genangan.

Selain sudut kemiringan, penggunaan material yang mutu dan kualitasnya terjamin pun perlu dipertimbangkan. Seperti atap baja ringan dengan bahan baku ZINIUM®, produk inovatif PT Sunrise Steel yang telah ber-SNI. Semakin berat massa lapis AZ yang digunakan, maka usia atap baja ringan akan lebih lama.

Bahkan dengan penggunaan ZINIUM® DIVERSO yang memiliki massa lapisan atas lebih berat daripada massa lapisan bawah, menjadikan perlindungan yang diperoleh akan lebih maksimal dan biaya lebih ekonomis.

Dalam hal ini,  ZINIUM® DIVERSO hadir dalam dua seri, di antaranya:

  • ZINIUM® DIVERSO SAPPHIRE memiliki performa lebih baik/ setara dengan ZINIUM® ALNATT (AZ 200), dengan lapisan atas 100 gr/m2(setara dengan AZ200) dan lapisan bawah 60 gr/m2  (Setara dengan AZ150)
  • ZINIUM® DIVERSO EMERALD performanya lebih baik/ setara dengan ZINIUM® SAPPHIRE (AZ 150) dengan lapisan atas 70 gr/m2(setara dengan AZ150) dan lapisan bawah 40 gr/m2  (setara dengan AZ100).
https://sunrise-steel.com

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*

error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Customer Services