Atap Baja Ringan

Cocokkah Atap Baja Ringan untuk Wilayah dengan Curah Hujan Tinggi?

Fenomena masifnya pemakaian atap baja ringan di dunia konstruksi bisa dibilang menjadi bukti bahwa popularitas material ini mulai menggeser kayu.

Berbagai keunggulan, seperti kokoh, mudah dan cepat dalam pemasangan, tidak merambatkan api, hingga tahan cuaca ekstrem, membuat baja ringan semakin menjadi primadona.

Meski tidak mudah lapuk seperti kayu ketika terkena air terus menerus, namun sebagian orang masih sangsi, apakah baja ringan juga tahan jika dipasang di area yang curah hujannya tinggi? Hal ini mengingat baja ringan termasuk logam yang masih bisa berkarat. Berikut faktanya!

Alasan Mengapa Baja Ringan Berkarat

Ilustrasi Atap Baja Ringan Berkarat
Ilustrasi Atap Baja Ringan Berkarat (Sumber: Pixabay.com @boatguy)

Baja ringan memang tahan terhadap karat karena memiliki lapisan (coating) Aluminium, Zinc, serta unsur-unsur lainnya. Tetapi bukan berarti material ini tidak dapat mengalami proses oksidasi, terlebih ketika lapisan pelindungnya rusak.

Bahkan, proses oksidasi penyebab karat pada baja ringan akan lebih cepat saat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.

  • Tergores alat kerja, sehingga coating terkelupas.
  • Terkena air pada adonan semen, sehingga timbul reaksi kimia penyebab karat.
  • Terkena larutan asam yang biasanya terdapat di dalam cairan pembersih keramik atau pun lantai.
  • Air yang menggenang di area baja ringan dalam waktu cukup lama.

Ketahanan Atap Baja Ringan terhadap Air Hujan

Ilustrasi Atap Baja Ringan dan Hujan
Ilustrasi Atap Baja Ringan dan Hujan (Sumber: Pixabay.com @mosemosh)

Faktor cuaca ekstrem turut mempercepat proses terjadinya karat pada material baja ringan. Terutama saat terpaan hujan berkepanjangan.

Kendati demikian, sebenarnya karat dapat dicegah asalkan air tidak menggenang pada permukaan baja ringan dalam waktu yang lama.

Artinya, ketika baja ringan diaplikasikan untuk atap, penting untuk menerapkan sudut kemiringan yang tepat. Dimana umumnya, sudut kemiringan atap di Indonesia mulai dari 15 sampai 25 derajat.

Sebab dengan sudut kemiringan yang tepat, air hujan akan mudah mengalir dan tidak ada genangan air. Sehingga proses oksidasi penyebab karat dapat dihindari.

Bukan hanya menerapkan sudut kemiringan yang tepat. Penggunaan material berkualitas yang ketahanan karatnya dapat terjamin juga harus dipertimbangkan.

Dalam hal ini, ZINIUM® adalah pilihan tepat. Pasalnya Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) inovasi PT Sunrise Steel ini sudah ber-SNI dan dilengkapi dengan garansi.

***

Berdasarkan uraian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa atap baja ringan juga cocok untuk diaplikasikan di wilayah dengan curah hujan tinggi. Kuncinya, tidak ada genangan air hujan yang tertinggal di permukaan atap dalam waktu lama serta penggunaan material berkualitas.

https://sunrise-steel.com
error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Customer Services