Menu Close

Apakah Baja Ringan Kuat untuk Atap Genteng Tanah Liat?

Rangka Baja Ringan

Penggunaan baja ringan untuk atap semakin populer. Bahkan bisa dikatakan posisinya menggeser material kayu yang telah digunakan sejak dulu.

Alasannya karena baja ringan memiliki banyak keunggulan, seperti tahan karat, kokoh, tahan api, tahan rayap, hingga memiliki kekuatan tarik yang baik. Tidak heran jika material ini diklaim lebih awet daripada yang lain.

Karena keunggulannya, baja ringan pun sering digunakan untuk rangka atap. Berbagai jenis genteng pun dapat dipasangkan dengan rangka baja ringan.

Meskipun begitu, terkadang masih ada pertanyaan tentang, “apakah baja ringan kuat untuk atap genteng tanah liat atau material berat lainnya?”. Hal ini mengingat dalam pemasangan kuda-kuda, baja ringan tidak mengenal gording dan langsung dirangkai dengan reng.

Terkait hal tersebut, mungkin banyak yang masih meragukan performanya. Namun, sebelum memberi penilaian tanpa bukti, ulasan berikut ini akan memberikan jawaban, apakah baja ringan memang cocok untuk genteng tanah liat. Atau justru sebaliknya.

Ukuran Ketebalan Baja Ringan

Kuda-kuda rangka atap baja ringan dibuat dari Kanal C yang memiliki ukuran berbeda dan sesuai dengan ketebalannya.

Umumnya, ketebalan kanal C sendiri adalah 0,60 mm, 0,75 mm, dan 1 mm. Ketebalan yang berbeda ini karena memang fungsinya tidak sama. Seperti halnya untuk kuda-kuda, ukuran yang biasa digunakan adalah 0,75 mm dengan jenis penutup atap genteng metal, asbes, spandek, serta atap ringan lain.

Sedangkan jika menggunakan atap berat seperti dari material keramik, beton, tanah liat, atau genteng dengan bobot basahnya di atas 59 kg, lebih baik menggunakan kanal C berukuran 75 x 1 mm.

Berdasarkan hal tersebut, artinya baja ringan kuat untuk genteng tanah liat. Kendati demikian, masih ada hal yang perlu diperhatikan, khususnya ketika memasangkan genteng dengan bobot berat pada kuda-kuda baja ringan. Yaitu cara pemasangan kuda-kuda.

Cara Memasang Kuda-kuda Baja Ringan

Ada beberapa trik khusus yang perlu diperhatikan untuk memasang kuda-kuda, sehingga konstruksi atap aman dari goncangan.

  • Buat dudukan L agar kuda-kuda dapat tepasang dengan rapi. Kemudian diperlukan pula aksesoris seperti braket, sekrup, hingga talang.
  • Sesuaikan jarak antar kuda-kuda berdasarkan jenis atap yang digunakan. Umumnya, jarak yang dianjurkan maksimal 1,2 m guna menghindari reng melemah karena tidak mampu menahan beban berat dari genteng.
  • Tambahkan plang yang menjadi penghubung antar kuda-kuda baja ringan agar semakin kokoh.
  • Pasang reng sesuai ukuran genteng. Jika menggunakan genteng tanah liat, ketentuan jarak antar reng adalah antara 23 cm sampai 24 cm.

Melalui penjelasan di atas, sudah jelas bahwa baja ringan kuat untuk atap genteng tanah liat. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama terkait ketebalan material, jarak kuda-kuda, hingga jarak reng. Hal tersebut untuk meminimalisir ambruknya atap.