Bahan Baku Baja Ringan ZINIUM

Istilah-istilah dalam Baja Ringan yang Perlu Diketahui

Baja ringan masih menjadi salah satu material konstruksi yang cukup populer berkat berbagai keunggulan yang dimilikinya.

Seperti yang diketahui, selama ini baja ringan banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan konstruksi. Selain untuk struktur  rangka atap, juga diperuntukkan untuk rangka plafon, dinding, hingga lantai.

Bicara soal baja ringan, ada banyak istilah-istilah yang mungkin masih cukup asing bagi beberapa orang. Apa saja itu?

HRC

Hot Rolled Coil (HRC) adalah produk baja yang dihasilkan melalui metode penggulungan (rolled) pada suhu sangat tinggi. Berdasarkan laman Grobinc, capaian suhu bisa di atas suhu rekristalisasinya (biasanya 1700° F atau lebih besar).

Dikenal pula dengan nama Baja Canai Panas, HRC yang dibuat dengan menggiling slab baja dalam suhu tinggi ini akan lebih mudah dibentuk dan dibuat dalam kuantitas lebih banyak. Setelah digiling untuk mendapatkan ukuran yang diinginkan, lembaran baja ini dipintal menjadi gulungan (coil), kemudian didinginkan pada suhu ruangan.

Saat proses pendinginan, ukuran baja akan menyusut dan akan lebih kecil dari sebelumnya. Penyusutan ini pun memberikan efek ukuran HRC menjadi tidak seragam. Permukaan material ini juga cenderung bersisik, sehingga biasanya dilakukan tahapan pasca produksi untuk menghaluskan permukaan.

CRC

ZINIUM, BjLAS PT Sunrise Steel

Dikenal juga dengan sebutan Baja Canai Panas, Cold Rolled Coil (CRC) adalah HRC yang telah mengalami proses tambahan untuk meningkatkan sifat dimensi dan mekaniknya. Selama proses pengerolah dingin, HRC yang didinginkan tersebut melewati rangkaian penggulung lainnya pada suhu ruang.

Karena bahan tidak lagi panas dan mudah dibentuk, diperlukan tekanan yang jauh lebih tinggi untuk membentuk material tersebut sesuai keinginan. Meskipun proses ini lebih padat karya dan mahal dibandingkan proses pengerolan panas, proses ini dapat mencapai toleransi dimensi yang lebih ketat dan kualitas permukaannya lebih baik.

AZ

AZ (Aluminium Zinc) adalah lapisan pelindung pada material baja ringan. Lapisan ini membuat baja ringan lebih tahan terhadap korosi dan karat. Semakin berat massa lapisan AZ, semakin lama baja ringan akan terlindung.

Baca juga: Bangunan dari Baja Ringan Bisa Tahan Gempa? Ini Faktanya!

BMT

BMT merupakan singkatan dari Base Metal Thickness, yaitu ketebalan dasar baja sebelum dilapisi unsur Aluminium, Zinc, resin, dan bahan lainnya.

Contoh Lapisan AZ 100

Contoh Lapisan AZ 100

TCT

Berbeda dengan pengertian BMT. TCT (Total Coating Thickness) adalah ketebalan baja setelah diberi pelapis AZ (Aluminium-Zinc) dengan massa lapisan AZ 70 sd AZ 200, dimana biasanya penambahannya sekitar 0,19mm-0,06mm dari BMT.

Jadi, setelah dihitung menggunakan mikrometer, semula dari 0,25 BMT dengan AZ 70 maka akan menjadi 0,27-0,28mm.

Profil

Profil jika dikaitkan dengan baja ringan yang berarti berupa produk barang jadi, batangan (lonjoran) dengan penampang berbentuk tertentu yang umumnya memiliki panjang tertentu.

Truss

Truss dalam sebuah konstruksi secara umum adalah struktur bangunan yang hanya menerima gaya tekan dan tarik. Namun jika konteksnya adalah baja ringan, maka truss dapat diartikan sebagai rangka atap baja ringan.

Kuda Kuda Baja Ringan

Istilah dalam konstruksi baja ringan ini terkait dengan atap, yaitu susunan rangka yang berperan sebagai penopang beban sekaligus memberikan bentuk rumah. Adapun struktur kuda kuda termasuk framework (truss).

Reng

Reng/gording adalah struktur rangka atap yang letaknya di bawah atap (penutup) dan menyalurkan tekanan beban di atasnya ke struktur di bawahnya.

Plat Cor/ Deck Lantai

Plat cor juga dapat disebut sebagai floordeck/metal deck/dak lantai. Pengertian plat cor sendiri adalah plat baja yang telah diberi coating untuk kebutuhan cor dak di suatu lantai bangunan.

Plat cor sendiri menjadi alternatif pengganti sistem konvensional (biasanya menggunakan multiplek) untuk meningkat bangunan.

***

Itulah beberapa istilah dalam baja ringan yang sering digunakan. Selain istilah, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara membedakan baja berkualitas dan yang tidak.

Salah satunya memilih baja ringan yang diproduksi dari bahan Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) berkualitas. Seperti ZINIUM®, produk inovatif PT Sunrise Steel yang sudah memiliki sertifikasi SNI 4096:2007.

 

DAFTAR PUSTAKA:

Grobinc. 2020. Hot Rolled Steel Vs Cold Rolled Steel. https://grobinc.com/hot-rolled-steel-vs-cold-rolled-steel. Diakses pada 31 Mei 2024.

https://sunrise-steel.com

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*

error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Customer Services