Ilustrasi Cara Mengukur Ketebalan Baja Ringan

Cara Mengukur Ketebalan Baja Ringan Pakai Jangka Sorong? Mitos atau Fakta?

Berbagai merek baja ringan menjamur di pasaran, seiring dengan meningkatnya penggunaan material ini untuk kebutuhan konstruksi bangunan. Itulah kenapa, pengguna harus lebih selektif dalam memilih produk, terutama yang mutu dan kualitasnya telah terjamin, agar risiko-risiko buruk bisa dihindari.

Salah satunya memilih baja ringan dengan ketebalan presisi serta sesuai dengan yang disebutkan oleh pabrikan. Hal ini mengingat ketebalan pada baja ringan, baik BMT (Base Metal Thickness) maupun tebal coating Aluminium-Zinc (AZ) menjadi salah satu indikator kualitas baja ringan.

Mengukur ketebalan baja ringan dapat dilakukan untuk meyakinkan diri bahwa ukuran material presisi. Terkait hal ini, ada spekulasi jika jangka sorong dapat digunakan. Benarkah demikian?

Jangka Sorong untuk Efektif untuk Ukur Ketebalan Baja Ringan?

Dikutip dari laman Medilab, jangka sorong biasanya memiliki kemampuan untuk mengukur dimensi internal maupun eksternal objek, bahkan dapat pula mengukur kedalaman. Beberapa jenis jangka sorong (vernier caliper) dilengkapi dengan pembacaan digital, sehingga pengukuran lebih mudah dan akurat.

Jangka Sorong

Jangka Sorong

Jangka sorong memang bisa digunakan untuk mengukur baja ringan. Namun, tingkat akurasinya tergantung pada kualitas alat serta keterampilan dari pengguna.

Baca juga: Mitos-mitos dalam Baja Ringan yang Tidak Perlu Dipercayai Lagi

Sebagai gantinya, instrumen paling umum yang digunakan untuk mengukur ketebalan baja ringan adalah mikrometer (analog atau digital). Walau fungsinya hampir sama seperti jangka sorong, tetapi alat yang akurasinya sampai dengan 0,01mm ini disebut memiliki tingkat ketelitian lebih tinggi daripada jangka sorong.

Megukur ketebalan plat baja ringan menggunakan mikrometer

Megukur ketebalan plat baja ringan menggunakan mikrometer

***

Melalui ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur ketebalan baja ringan. Namun alat yang paling umum dan sebaiknya dipakai adalah mikrometer karena dinilai lebih akurat.

Dengan menggunakan ZINIUM®, maka ketebalan dari produk sudah sesuai dengan SNI yang berlaku. Seperti diketahui, produk inovatif dari PT Sunrise Steel ini telah memiliki SNI 4096:2007 (Standar Nasional Indonesia Baja Lembaran dan Gulungan Lapis Paduan Aluminium Seng).

Mau tahu info lebih lanjut tentang ZINIUM®? Hubungi HALO ZINIUM (jam kerja 08.00-16.00 WIB) di nomor 0811 305 60000 atau kirimkan email ke zinium.care@sunrise-steel.com.

https://sunrise-steel.com

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*

error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Customer Services