Menu Close

Vertical Garden, Solusi Rumah Sejuk Tanpa AC

Kebun Vertikal

Vertical garden atau kebun vertikal bukan cuma untuk mempermanis fasad rumah. Tipe taman ini pun menjadi salah satu solusi untuk membuat rumah lebih sejuk meski lahan terbatas.

Lantas, apa itu vertical garden? Seperti namanya, vertical garden adalah tanaman yang ditanam di atas media tanam dan diletakkan secara vertikal.

Jangankan mengurangi suhu panas yang masuk ke dalam rumah. Adanya kebun vertikal ini juga akan meningkatkan kualitas udara.

Kebun vertikal sendiri ada dua jenis, yaitu green facade alias dinding yang ditumbuhi tanaman merambat dan tumbuhnya langsung di dinding.

Lalu yang kedua ada living wall. Berbeda dari green facade, jenis ini perlu media tanam untuk tanaman vertical garden. Rangka, panel tanaman, hingga sistem irigasi atau penyiraman dan pemupukan juga termasuk ke dalam jenis ini.

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Vertical Garden?

Salah satu hal krusial dalam membuat kebun vertikal adalah rangka untuk meletakkan media tanam maupun tanaman. Di sini, pilihlah material yang kokoh, tahan karat, dan tahan lembab seperti baja ringan berbahan Zinium, sehingga lebih awet dan bisa memperkecil biaya.

Di samping itu, pemilihan tanaman vertical garden juga merupakan faktor penting. Kamu bisa memilih tumbuhan yang mudah dirawat, di antaranya lili paris, sirih gading, tanduk rusa, air mata pengantin, lee kwan yew, serta tillandsia.

Cara Membuat Vertical Garden dari Baja Ringan

Ada beberapa langkah untuk membuat kebun vertikal yang awet. Berikut cara yang bisa kamu ikuti, mulai dari membuat rangka baja ringan sampai proses penanaman.

  • Buat dulu rangka kebun vertikal dari material baja ringan berukuran 0,5×1 meter dan pasang ke dinding menggunakan baut. Kamu perlu memberi celah minimal 7 cm dari tembok, supaya media tanam tidak langsung menyentuh dinding.
  • Letakkan 2 lapis media tanam, bisa dari sabut kelapa atau geotekstil. Kemudian sobek bagian depan sehingga membentuk lubang untuk tempat menanam. Berilah jarak 12 cm ke arah samping dan bawah pada setiap sobekan.
  • Jahit lubang tanam dengan jahitan jelujur vertikal supaya media tanam tidak melorot.
  • Tanam tanaman pada lubang yang sudah dibuat. Kamu bisa menggunakan gulungan rockwool atau bisa menanamnya secara langsung, asalkan akar tanaman sudah cukup kuat.
  • Penyiraman dapat dilakukan secara manual ataupun menggunakan teknik drip irigasi yang tidak terlalu menyita waktu.

Itulah penjelasan singkat tentang vertical garden atau kebun vertikal. Selain merupakan salah satu cara membuat rumah sejuk meski tanpa AC, taman ini juga akan membuat fasad bangunan lebih estetik.

Biaya yang dikeluarkan di awal mungkin sedikit mahal. Namun, karena material rangka menggunakan baja ringan berbahan Zinium yang kokoh dan pastinya akan awet, tentu saja hal tersebut tidak akan merugikanmu.