Jenis Alat Pelindung Diri untuk Pekerja Konstruksi

Pantang Dilewatkan, Ini Jenis-jenis APD yang Harus Ada di Lokasi Konstruksi

Para pekerja di lokasi konstruksi berisiko mengalami kecelakaan cukup tinggi, baik yang berhubungan dengan alat berat, benda tajam, hingga listrik.

Mengingat tingginya risiko kecelakaan yang dapat menimbulkan dampak ringan hingga serius, perlu disadari betapa pentingnya penerapan keselamatan kerja. Salah satunya dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Dikutip dari laman Wika Beton dan sumber lainnya, APD sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu APD Basic dan APD khusus, di mana masing-masing memberikan perlindungan berbeda bagi pekerja. Apa saja?

APD Basic

– Safety Helmet

Pekerja di lokasi proyek berdampingan dengan alat hingga material berat dan gedung tinggi. Dalam hal ini, safety helmet fungsinya melindungi kepala dari benturan maupun benda yang jatuh.

Alat ini pun wajib digunakan oleh seluruh pekerja di area pabrik maupun proyek dan harus dilengkapi dengan tali dagu (chin strap).

Safety Helmet
Ilustrasi Pekerja Konstruksi Pakai Safety Helmet, Safety Shoes, Safety Vest, dan APD Lainnya

– Safefy Shoes

Fungsi safety shoes ini untuk melindungi kaki dari sandungan benda keras, tajam, kontak dengan cairan, kontak dengan listrik, hingga tekanan.

Baca juga: Trik Cegah Risiko Kecelakaan di Proyek Karena Listrik, Panas, dan Ketinggian: Jangan Tunggu Sampai Kejadian!

– Safety Vest

Bukan rompi biasa, safety vest dirancang secara khusus dan dilengkapi dengan relektor alias pemantul cahaya. Fungsinya supaya pekerja di lokasi konstruksi mudah terlihat, utamanya saat malam hari.

– Safety Glasses

Safety Glasses
Ilustrasi Pekerja Konstruksi Pakai Safety Glasses

Safety glasses bukan hanya berfungsi untuk melindungi mata bukan hanya dari debu. Tetapi juga radiasi hingga partikel yang bersumber dari aktivitas pekerjaan konstruksi seperti pengelasan, pemotongan, hingga aktivitas menggunakan gerinda.

APD Khusus

– Gloves

Sarung Tangan untuk Konstruksi
Ilustrasi Pekerja Proyek Menggunakan Gloves

Gloves alias sarung tangan yang terbuat dari kain, karet, maupun kulit harus digunakan pekerja saat melakukan aktivitas yang berpotensi bahaya kontak dengan cairan berbahaya, sumber panas, maupun listrik. Penggunaan sarung tangan pun disesuaikan dengan potensi bahaya yang dihadapi.

– Masker dan Respirator

Masker dan respirator digunakan saat melakukan pekerjaan yang berpotensi terpapar debu, asap, uap, hingga gas beracun. Masker dari katun, kasa, hingga kertas bisa digunakan sebagai pelindung dari debu.

Sementara untuk melindungi diri dari paparan uap, asap, hingga gas beracun, maka penggunaan respirator dapat dilakukan.

– Full Body Harness

Full Body Harness
Ilustrasi Pekerja Proyek Gunakan Harness

Alat ini penting digunakan untuk setiap pekerjaan di ketinggian. Fungsi full body harness adalah sebagai pelindung seluruh tubuh pekerja, sehingga risiko cedera akibat hentakan jika terjatuh dari gedung tinggi bisa dicegah.

– Face Shield

Face Shield Construction
Ilustrasi Pekerja Proyek Pakai Face Shield

Jenis APD khusus ini digunakan saat melakukan pekerjaan yang lebih spesifik dan membahayakan area wajah pekerja. Contohnya seperti pengelasan, pemotongan, serta proses menggunakan gerinda.

Biasanya, penggunaan face shield bersamaan dengan safety glasses, agar perlindungan makin maksimal.

– Apron

Fungsi apron adalah melindungi bagian depan tubuh dari percikan bahan kimia, minyak, serta bahan-bahan lain yang membahayakan saat melakukan pekerjaan.

– Earplug dan Earmuff

Kedua alat ini wajib digunakan saat melakukan aktivitas pekerjaan dengan paparan kebisingan >85 dB selama 8jam.

Earmuff
Ilustrasi Pekerja Proyek Kenakan Earmuff

Walau fungsinya sama, keduanya cukup berbeda, di mana earplug terbuat dari bahan karet atau plastik lunak yang dimasukkan ke liang telinga. Sementara earmuff adalah penutup telinga yang terbuat dari bahan lebih lunak dan lembut, secara keseluruhan penggunaannya dengan mengaitkan di kepala.

– Coverall

Coverall adalah pakaian kerja yang melindungi seluruh bagian tubuh mulai dari pergelangan tangan hingga kaki.

Umumnya alat ini dirancang dalam bentuk one-piece. Pemilihan coverall pun disesuaikan dengan tipe pekerjaan atau potensi bahaya di area kerja, sehingga dapat melindungi secara optimal.

Baca juga: Penyumbang Kasus Kematian Terbanyak di Indonesia, Ini Pentingnya Terapkan Keselamatan Kerja di Sektor Konstruksi

***

Itulah jenis-jenis APD yang harus ada di lokasi konstruksi, demi menjaga keselamatan, kesehatan, serta lingkungan kerja aman bagi para pekerja proyek.

Selain APD, perlindungan lain juga diperlukan bagi para pekerja konstruksi, mengingat risiko kecelakaan pada profesi di bidang ini cukup tinggi. Salah satunya dengan melakukan antisipasi dari dampak lanjutan kecelakaan, seperti terkait biaya yang mungkin dikeluarkan untuk pengobatan maupun keperluan lainnya.

Kabar baiknya, ZINIUM® punya solusi dari permasalahan tersebut, yaitu Santunan Tukang Baja Ringan yang berlangsung mulai 1 September 2022 sampai dengan 31 Agustus 2023.

Santunan Tukang Baja Ringan
Santunan Tukang Baja Ringan

Melalui program yang diadakan oleh PT Sunrise Steel ini, para pekerja atau tukang/aplikator baja ringan yang membeli semua produk baja ringan bertanda dan berbahan ZINIUM®, berkesempatan mendapat santunan sampai dengan Rp100 juta.

Syarat lainnya adalah peserta merupakan warga negara Indonesia berusia antara 18-65 tahun dan tinggal di Indonesia ini menyertakan bukti atau nota pembelian saat mendaftar.

Peserta dapat mendaftar dengan mengisi data diri secara lengkap dengan menyertakan identitas diri (KTP/SIM) dan nota pembelian baja ringan berbahan ZINIUM ® berupa softcopy dengan klik mengunjungi website www.ziniumpeduli.com.

Ayo segera daftarkan diri agar bisa menjadi bagian dari penerima Santunan Pekerja ZINIUM® dengan nominal sampai dengan Rp100 juta!

Mau tahu info lebih lanjut? Hubungi HALO ZINIUM (jam kerja 08.00-16.00 WIB) di nomor 0811 305 60000 atau kirimkan email ke zinium.care@sunrise-steel.com.***

https://sunrise-steel.com
error: Content is protected !!
WeCreativez WhatsApp Support
Customer Services