Menu Close

Rumah Tumbuh, Solusi Cerdas untuk ‘Cicil’ Bangun Tempat Tinggal Minim Dana

Rumah Tumbuh

Rumah tumbuh mungkin masih asing bagi sebagian orang. Meskipun demikian, konsep hunian ini mulai populer, mengingat adanya kebutuhan untuk membangun tempat tinggal yang nyaman dengan dana dan lahan terbatas.

Jika diartikan, rumah tumbuh adalah tempat tinggal yang dirancang untuk pembangunan secara bertahap serta disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan pemilik bangunan.

Adapun konsep rumah ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu vertikal dan horizontal.

  • Tipe vertikal adalah hunian yang bertingkat atau ‘tumbuh’ ke atas dan cocok jika diterapkan di lahan terbatas. Untuk membangunnya pun perlu pondasi kuat agar tak perlu bongkar ulang ketika akan menambah luas bangunan.
  • Tipe horizontal artinya desain hunian yang ‘tumbuh’ ke samping. Artinya, konsep ini memerlukan lahan yang lebih luas, yaitu minimal dua kali luas bangunan pertama. Adapun kelebihan dari jenis ini adalah tidak perlu pondasi sekokoh tipe vertikal.

Tips Bangun Rumah Tumbuh

Fasad Rumah Tumbuh
Ilustrasi Fasad Rumah Tumbuh (Sumber: Instagram @antar_architect)

Di antara kedua konsep hunian tersebut, bisa dibilang tipe vertikal sesuai dengan kondisi saat ini. Dimana lahan yang semakin semakin sempit, sementara tak sedikit orang yang ingin memiliki hunian luas dengan biaya minim.

Terkait hal tersebut, beberapa tips berikut perlu dilakukan untuk mewujudkan rumah tumbuh vertikal, yang tetap estetik meskipun pembangunannya secara bertahap.

Desain dan Pondasi

Hunian ‘tumbuh’ cukup istimewa karena bangunan yang didirikan akan dibangun secara bertahap. Itulah mengapa penting untuk memperhatikan desain, sehingga ‘pertumbuhan’ rumah konsisten dan tidak mengubah kondisi tempat tinggal yang dibangun sebelumnya.

Selain itu, mengingat konsep bangunan tumbuh yang akan didirikan adalah tipe vertikal, maka pondasi yang digunakan harus kokoh.

Sebagai contoh pada rumah 2 lantai yang membutuhkan struktur membutuhkan pondasi seperti jenis cakar ayam atau foot plat.

Adapun fungsi dari tipe pondasi yang dapat dipakai di segala macam tanah (lunak atau pun keras) ini adalah mencengkeram tanah secara kuat agar bangunan di atasnya benar-benar kokoh.

Buat Skala Prioritas

Rumah Tumbuh
Ilustrasi Rumah Tumbuh (Sumber: Instagram @projectsatu.id)

Langkah selanjutnya adalah menentukan ruangan apa saja yang akan menjadi prioritas pada pembangunan awal. Tuangkan dalam bentuk denah agar lebih mudah membayangkannya.

Sebagai gambaran, skala prioritas dalam pembangunan pertama ini dapat berupa kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang tamu.

Infrastruktur Rumah

Infrastruktur dalam rumah, seperti sambungan listrik, pipa air, hingga saluran akhir perlu dipertimbangkan secara matang karena pembangunan dilakukan secara bertap.

Pastikan jika bagian-bagian tersebut akan mudah disambungkan pada saat pembangunan selanjutnya dilakukan.

Pemilihan Material

Pertimbangan material memang penting dalam setiap pembangunan. Khusus untuk rumah tumbuh tipe vertikal, penggunaan material yang kokoh dan ‘umum’ penting diterapkan.

Pemilihan material yang hanya mengikuti tren dan jumlahnya terbatas akan membuat model rumah pada pembangunan selanjutnya tidak sesuai harapan. Akhirnya, desain pembangunan pertama dan selanjutnya menjadi tidak serasi.

Sementara itu, penggunaan material yang kuat dan awet diperlukan, terutama untuk pembangunan dak lantai. Dimana selanjutnya digunakan untuk menambah ruang-ruang lain pada pembangunan selanjutnya.

Dak Lantai Baja Ringan
Metal Deck Pengganti Bekisting (dok. PT Sunrise Steel)

Jika dulu digunakan multiplek/triplek sebagai bekisting, kini metal deck adalah alternatif terbaik sebagai pengganti bekisting untuk dak lantai.

Sebab selain dapat menghemat besi tulangan, material ini juga memungkinkan untuk di ekspos, sehingga ruangan tidak harus menambahkan plafon.

Selain itu, terlihat elegan dan menawan dengan konsep industrial look yang dipadukan dengan pencahayaan yang tepat.

Mengingat dak lantai juga termasuk struktur rumah yang penting, pastikan untuk menggunakan material yang kualitasnya terjamin. Seperti dak lantai berbahan ZINIUM®, Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) yang tahan karat, tampak baru lebih lama, serta telah ber-SNI.

***

Pada dasarnya, rumah tumbuh yang menjadi solusi untuk membangun hunian secara bertahap perlu perencanaan secara matang. Selain tips di atas, menyewa jasa profesional juga perlu dilakukan agar tempat tinggal impian terwujud.