Menu Close

Apakah Baja Ringan Tahan Air Hujan?

Atap Baja Ringan Tahan Air Hujan

Perkembangan dunia konstruksi juga berpengaruh pada penggunaan material bangunan. Jika dulu kayu yang paling umum digunakan, kini popularitasnya bisa dibilang mulai tergeser oleh baja ringan.

Selain dinilai dapat mengurangi efek pembalakan liar pada kayu. Bahan metal tersebut juga memiliki beragam keunggulan seperti kokoh, tahan cuaca ekstrem, dan diklaim tahan karat.

Bahkan jika dibandingkan dengan kayu yang cenderung mudah diserang rayap dan membusuk ketika terkena air terus menerus, baja ringan tentu lebih unggul.

Namun, lagi-lagi ada keraguan yang menyelimuti. Apakah baja ringan tahan terhadap air hujan, mengingat material ini termasuk logam yang selama ini dikenal dapat berkarat?

Kenapa Baja Ringan Berkarat?

Baja ringan memang tahan terhadap karat karena memiliki lapisan Aluminium, Zinc, serta unsus-unsur lainnya. Namun, bukan berarti bahan ini tidak dapat mengalami proses oksidasi. Apalagi saat lapisan pelindung tersebut rusak.

Prosesnya pun akan lebih cepat jika beberapa faktor berikut ini memengaruhi.

  • Tergores alat kerja yang membuat lapisan pelindung terkelupas.
  • Terkena air pada adonan semen yang menimbulkan reaksi kimia.
  • Terkena larutan asam yang biasanya ada di dalam cairan pembersih keramik maupun lantai.
  • Cuaca ekstrem.

Kekuatan Baja Ringan terhadap Air Hujan

Salah satu faktor yang turut memengaruhi proses pengkaratan pada material baja ringan adalah cuaca ekstrem.  Termasuk terpaan hujan yang berkepanjangan.

Sebenarnya asalkan air tidak menggenang pada permukaan material dalam jangka waktu yang lama, karat dapat dicegah.

Itulah kenapa, jika bahan logam ini diaplikasikan untuk atap, penerapan sudut kemiringan yang tepat perlu diperhatikan. Dimana umumnya sudut kemiringan atap paling umum di Indonesia adalah 15 sampai 25 derajat.

Tujuannya agar air hujan mudah mengalir dan tidak terjadi genangan, sehingga proses oksidasi penyebab karat dapat dihindari.

Selain itu, penggunaan material berkualitas juga turut berpengaruh pada kekuatan baja ringan terhadap air hujan. Dalam hal ini, Zinium adalah pilihan tepat.

Terlebih lagi, mutu bahan baja ringan yang merupakan Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) inovasi dari PT. Sunrise Steel ini sudah terjamin melalui label SNI dan garansi produk.

Jadi, jika ditanya, “apakah baja ringan tahan air hujan”? Ya, material tersebut tahan, bahkan dalam waktu lama. Asalkan tidak terjadi genangan air dalam waktu lama di permukaannya serta tergantung kualitas bahan yang digunakan.